Sidoarjo, Getindo.com – Wanita menghadapi tantangan khusus dalam hal pengelolaan uang. Wanita cenderung hidup lebih lama daripada pria, yang berarti uang mereka bertahan lebih lama, kata Kamila Elliott, perencana keuangan bersertifikat dan pendiri serta CEO Collective Wealth Partners di Atlanta.

Banyak wanita juga cenderung mengambil cuti dari pekerjaan untuk merawat anak-anak, orang tua atau orang penting lainnya, kata Elliott, anggota Dewan Penasihat Keuangan CNBC. Dia mengatakan ketidakhadiran yang lama dari pasar tenaga kerja dapat memengaruhi keamanan finansial dan pensiun perempuan.

Bekerja dengan penasihat keuangan dapat membantu wanita melewati masa-masa sulit. “Saya pikir penting bagi wanita untuk merasa berdaya, dan bagian dari pemberdayaan itu adalah sumber keuangan dan stabilitas keuangan,” kata Elliott.

Elliott, yang menjabat sebagai presiden kulit hitam pertama Dewan Standar CFP, mengatakan industri ini bekerja untuk mendidik wanita sejak usia muda tentang betapa menyenangkannya keuangan, penganggaran, dan investasi.

Namun, dengan beberapa strategi, wanita dari segala usia dapat berhasil secara finansial, kata Elliott. berikut startegi untuk bisa membantu finansial anda:

1. Negosiasikan Gaji Anda

Studi telah menunjukkan bahwa kesenjangan upah gender masih ada, mengakibatkan penghasilan perempuan lebih sedikit. Itu berarti mereka mungkin menabung lebih sedikit daripada laki-laki untuk masa pensiun dan tujuan lain, catat Elliott. Elliott menyarankan, wanita dapat membantu menjembatani kesenjangan ini dengan menegosiasikan gaji mereka, terutama saat mereka mengambil peran baru.

Aturan transparansi gaji yang baru di beberapa daerah dapat menguntungkan perempuan, katanya, dengan menghilangkan pengungkapan gaji saat ini dan menunjukkan posisi kompensasi apa yang dapat ditawarkan.

2. Jadikan Investasi Sebagai Prioritas

Menurut Elliott, wanita mungkin memilih untuk tidak menginvestasikan uang mereka karena sejumlah alasan. Mereka mungkin merasa berinvestasi terlalu rumit atau mereka mungkin tidak memiliki dana untuk diinvestasikan. Tapi ketika wanita berinvestasi, mereka cenderung mengungguli pria, katanya. Studi Fidelity Investments tahun 2021 menemukan bahwa wanita cenderung mengungguli pria sebesar 40 basis poin, atau 0,4 persen, berdasarkan analisis kinerja tahunan terhadap 5,2 juta akun.

Volatilitas pasar saat ini bisa menjadi peluang, terutama bagi mereka yang berusia 1930-an dan 30-an setelah pensiun, karena mereka akan memiliki waktu untuk menghadapi pasang surut ini, katanya.

Karena rata-rata pasar kembali, keuntungan yang signifikan dapat dibuat dari waktu ke waktu, catat Elliott.

3. Buat Akun Kebebasan Finansial

Wanita membutuhkan sumber keuangan dan stabilitas keuangan untuk merasa berdaya. Itu berarti memiliki dana darurat adalah “penting,” kata Elliott, karena rekening tabungan likuid memiliki biaya operasional bulanan selama tiga hingga enam bulan.

Selain itu, Elliott juga bekerja dengan klien untuk membuat “Akun Kebebasan Finansial”, yang dapat berfungsi sebagai penyangga perubahan saat mereka merasa mandek dalam hubungan, pekerjaan, atau situasi kehidupan.

“Ini memberi mereka kebebasan untuk hidup sesuai keinginan mereka, melakukan apa yang mereka inginkan, dan memberi mereka kekuatan untuk membuat keputusan yang tepat untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka,” kata Elliott.  

Sumber:

cnbc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *